Website Front Kaukus JONG NUSANTARA
HTTP://WWW.FKJN.ORG Ketik & Kunjungi Situs/Website Resmi FKJN ini.
Adanya klaim dari beberapa pihak, berbagai keterpurukan bangsa saat ini disebabkan oleh Pemerintah (+ Pemda-2) kurang dalam MEMBANGUN SEMANGAT KEBANGSAAN, termasuk SEMANGAT GOTONG ROYONG semakin melemah, seiring dengan menguatnya politik identitas dan menyempitnya orientasi politik hanya untuk diri dan kelompoknya sendiri. Dengan kata lain, kondisi rakyat Indonesia sekarang, sepertinya sedang mencari ROH, bahkan juga sepertinya sudah KEHILANGAN ROH, yaitu dimaksud dengan ROH KEUTAMAAN. Hal ini dapat menumbuhkan bibit-bibit padangan atas keutuhan NKRI, akibat dari kekurangmampuan para penguasa negara (+Pemda-Pemda) memberikan "HARAPAN" kepada masyarakat tentang masa depan atau hari esok yang lebih baik. Padahal ada faktor eksternal yang terjadi di dunia saat ini, yang tidak ter-sosialisasi baik kepada masyarakat, yaitu permasalahan kenaikan harga pangan dunia, harga minyak dunia, persoalan lingkungan hidup, merosotnya ekonomi negara-2 besar dunia, dll. Dalam mengantisipasi hal tersebut, mutlak diperlukan suatu dorongan MOMENTUM, untuk mem-bangkitkan kembali semangat NASIONALISME dan SEMANGAT BARU dengan harapan akan di-ikuti oleh saudara-saudara sebangsa/setanah air diseluruh kepulauan Nusantara lainnya, agar supaya bangsa Indonesia secara keseluruhan (puncaknya saat Peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2008 nanti) bersemangat untuk mau dan mulai "berbagi" dengan sesama warga bangsa, menumbuhkan kembali semangat nasionalisme Indonesia yang berdiri diatas pluralitas dengan cara membangun "semangat baru" kepada rakyat Indonesia yang lebih cinta damai, sejahtera dan ber-keadilan. Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda pada hari Selasa tanggal 28 Oktober 2008, memperingati 80 Tahun dimulainya semangat perjuangan, merupakan momen yang tepat bagi Front Kaukus Jong Nusantara yang selaku Wadah dan Induk Utama dari terbentuknya Front Jong-Jong "Srikandi (Perempuan), Sumatera, Jawa, Ambon, Aceh, Papua, Kalimantan, Tionghoa, Betawi, Sunda, Bugis, Madura, Makassar, Dayak, Timor, Batak, Suroboyo, Minang, Jowo, Bali, Flores", dll, (maaf kalau belum tercantum), bersama Front Kaukus Jong Nusantara bersemangat tinggi mendeklarasikan dan menyatakan diri bersama dalam bingkai : PERSAUDARAAN NUSANTARA untuk membangun Negeri, (bahwa) "SAYA MEMILIKI ROH SEMANGAT KEBANGSAAN & GOTONG ROYONG"
Latar Belakang Front Kaukus Jong Nusantara Sumpah Pemuda adalah fondasi penting kebangkitan bangsa Indonesia dan landasan utama bagi pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sumpah Pemuda adalah kontrak sosial/ kontrak politik bersejarah, yang telah dibuat secara khidmat bersama-sama oleh angkatan muda dari berbagai golongan suku, agama, aliran politik. Perjuangan kaum muda Batak, Aceh, Melayu, Minangkabau, Sunda, Jawa, Bali, Menado, Ambon dan lain-lain suku (ma'af bagi yang tak tersebut di sini) adalah "api" dari Sumpah Pemuda. Dengan kalimat lain: obor Sumpah Pemuda telah dinyalakan bersama-sama oleh golongan Islam, Katolik, Protestan, nasionalis, sosialis, humanis, dan lain-lainnya. Keagungan Sumpah Pemuda adalah adanya kenyataan bahwa ia merupakan produk bersama yang diciptakan oleh banyak orang dari berbagai suku, agama, dan aliran politik. Diantara mereka terdapat banyak orang-orang, yang telah mengorbankan diri dengan berbagai cara dan bentuk. Dari sinilah terlihat betapa benarnya dan betapa indahnya (atau betapa agungnya) lambang kita: Bhinneka Tunggal Ika. Kita berbeda-beda, namun kita satu : INDONESIA. Jadi, Sumpah Pemuda ada hubungannya yang erat, atau, bahkan satu dan senyawa, dengan Bhinneka Tunggal Ika. Dengan semangat dan jiwa asli Sumpah Pemuda yang dicetuskan tahun 1928, kita perlu berusaha bersama-sama menjadikan Indonesia yang berpenduduk + 240 juta orang ini sebagai milik kita bersama. Indonesia adalah untuk semua golongan, yang merupakan berbagai komponen bangsa. Dengan mengibarkan panji-panji Sumpah Pemuda, Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila kita perlu berjuang terus bersama-sama demi kepentingan seluruh rakyat, demi kesejahteraan dan kedamaian berbagai golongan suku, keturunan, agama, dan aliran politik. Berbeda dengan masa lampau yang oleh para pendahulu dengan mengangkat semangat "melawan" kolonialisme/ penjajahan saat itu, maka di era Kebangkitan Nasional tahap II saat ini, merupakan momen untuk "melawan" kebodohan, keterbelakangan, kemalasan, ketertinggalan, kerakusan, korupsi, kemiskinan, dsbnya.
VISI - MISI - PROGRAM
PERSAUDARAAN NUSANTARA untuk Membangun Negeri, atas dasar
Kepemilikan Roh Semangat Kebangsaan dan Gotong Royong
M I S I
- Tahun 2008 sebagai Momentum Kebangkitan Kaum Muda (JONG) se Nusantara.
- Implementasi/Penerapan Pasal 33 UUD 1945 secara NYATA dan TEGAS.
- Kesetaraan HAK terhadap dan menghadapi pihak-pihak Neo Liberalisme mencapai Kedaulatan Rakyat bidang PANGAN - ENERGI - EKONOMI.
Kesempatan Kerja dan Pemberdayaan Masyarakat, khususnya para Ibu Rumah Tangga dan kaum Perempuan disegala bidang, antara lain Bidang Kesehatan Keluarga, Pendidikan Anak, per-Koperasian serta Pembinaan dalam menjaga dan memelihara kerukunan didalam kehidupan keluarga masing-masing, menghadapi permasalahan serta kesulitan kehidupan ekonomi dan sosial saat ini.
- "HARAPAN" esok dan masa depan yang lebih baik.
(Solusi salah satu masalah mikro Bangsa)
" Kesempatan Kerja
&
Pemberdayaan Masyarakat "
Front Jong-Jong...se Nusantara
- Front Jong Srikandi (Perempuan)
- Front Jong Sulawesi
- Front Jong Jawa
- Front Jong Sumatera
- Front Jong Timor
- Front Jong Ambon
- Front Jong Papua
- Front Jong Kalimantan
- Front Jong Sunda
- Front Jong Bugis
- Front Jong Makassar
- Front Jong Minahasa
- Front Jong Batak
- Front Jong Jowo
- Front Jong Aceh
- Front Jong Minang
- Front Jong Betawi
- Front Jong Suroboyo
- Front Jong Bali
- Front Jong Flores
- Front Jong Dayak
- Front Jong Banjar
- Front Jong Banten
- Front Jong Madura
- Front Jong Islamieten Bond
- Front Jong Nahdlatul Ulama
- Front Jong Muhammadiyah
- Front Jong Islam Nusantara
- Front Jong Sasaka (NTB)
- Front Jong ..............
- Front Jong ..........
- Front Jong ......

